Tata Laksana Snorkeling Ramah Lingkungan



oleh Safran Yusri & Mikael Prastowo

Berwisata merupakan hal yang menyenangkan, tak terkecuali wisata ke pulau/laut. Di Pulau/laut, biasanya wisata memilih kegiatan snorkeling yang dimana kegiatan snorkeling bertujuan untuk menikmati keindahan ekosistem terumbu karang di permukaan. Kegiatan Snorkeling juga  mempunyai nilai edukasi kepada wisatawan untuk mengetahui terumbu karang yang diharapkan mereka akan lebih peduli untuk menjaga dan melestarikannya. 

Namun perlu diperhatikan saat melakukan kegiatan snorkeling, jangan sampai justru merusak/menganggu ekosistem terumbu karang. Untuk itu diperlukan panduan atau tata cara snorkeling yang ramah lingkungan. Berikut beberapa panduan menjadi wisatawan ramah lingkungan:

  • Berlatih snorkeling pada kawasan yang jauh dengan terumbu karang.
     
  • Pastikan perlengkapan pas dipakai, karena akan sulit mengatur kembali di dalam air.
     
  • Jika belum yakin dengan kemampuan sendiri, gunakanlah pelampung ketika snorkeling.
     
  • Berhati-hati memilih tempat masuk dan keluar dari air agar tidak merusak karang.
     
  • Hindari sampah dan bahan beracun masuk ke laut dan pastikan disimpan dan dibuang secara bertanggung jawab.
  • Jaga jarak aman dan hindari kontak dengan terumbu.
  • Jangan menyentuh, berdiri, atau beristirahat di atas karang atau hewan laut lainnya walaupun telah menggunakan sarung tangan dan sepatu selam. banyak hewan yang rentan, dan Anda dapat melukainya atau Anda menjadi terluka.
  • Jika menggunakan sepatu katak, perhatikan dimana Anda mengibaskannya, dan jangan mengaduk sedimen atau merusak karang.
  • Jangan mengambil apapun baik makhluk hidup ataupun mati.
     
  • Jangan mengejar, mengganggu, menaiki, memakan, atau memegang makhluk laut.